Refleksi setahun fateta unand

taufik
15 mei 2008 yang lalu fateta unand didirikan, Tak terasa sudah fateta unand berumur satu tahun hari ini, serasa masih kemarin diresmikan oleh dikti. Perubahan jurusan teknologi pertanian ke fakultas teknologi pertanian bukan untuk memisahkan diri dengan fakultas pertanian namun meningkatkan kualitas sarjananya dari ilmu terapannya dan mewujudkan unand “Word Class” demi kedjajaan bangsa, Perubahan ini juga menambah rasa percaya diri kepada mahasiswanya.
Dibawah kepemimpinan Prof. Dr. ir. H. isril Berd, SU yang merupakan dekan pertama fateta unand dan jajarannya semakin hari meningkatkan pelayanan dan kualitas kinerja pegawainya, begitu juga mahasiswanya.
Pada hari senin tanggal 11 mei 2009 lalu fateta unand telah menyelenggarankan seminar dan worshop “Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan” bekerjasama dengan Badan Pertahanan Pangan Provinsi Sumbar dan sebelumnya pada tanggal 20 Oktober 2008 fateta unand menyelenggarakan Seminar Geocampus yang berjudul “Riset Geomatika untuk Optimasi Sumber Daya Alam, Pariwisata dan Mitigasi Bencana”, kegiatan ini menunjang pengetahuan bagi mahasiswanya terhadap permasalahan nasional.
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, seperti itu juga mahasiswa fateta unand yang tidak kalah aktif dalam kegiatan-kegiatan yang edukatif, peduli dan bersilaturahmi. Berawal dari kegiatan pembinaan yang bermulai dari oktober 2008 namanya AgOD (Agritech Orientasi Day) merupakan kegiatan kekeluargaan yang diberikan senior kepada juniornya terdiri dari materi-materi yang edukatif.
Pada bulan desember baik mahasiswa, dosen dan masyarakat sekitar desa jawagadut disibukkan dengan kegiatan “tanam seribu pohon” kegiatan ini masih serangkaian kegiatan AgOD yang diketuai oleh saudara Taufik Fadillah, dalam acara itu turut hadir perwakilan dari Gubernur Sumbar, Kepala dinas Pertanian Sumbar, Bapak camat kecamatan Pauh, dan Dekan fateta unand. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa fateta unand terhadap masyarakat sekitar dan mencegah kebanciran yang menjadi momok dinegeri ini.
Tak hanya itu bentuk publikasi fateta unand dalam menyebarluaskan kehadirannya, fateta unand juga mengutus duta-dutanya untuk bersilaturahim dan konsolidasi dengan mahasiswa yang ada di pulau jawa. Kegiatan itu dilakukan pada bulan januari selama dua minggu ke ui, ipb, itb, unpad, upi dan ugm dan pada bulan lalu juga himateta unand mengikuti muswil I IMTPI di Palembang.
Tapi disayangkan pergerakan mahasiswa yang telah aktif ditingkat nasional berbeda dengan pergerakannya sendiri di dalam kubu mahasiswa fateta ini, yaitu belum terbentuknya juga bem fateta yang sebelumnya sudah direncanakan bulan maret akan dibentuk, kerana ada pro dan kontra terhadap pembentukannya sehingga molor waktu dan sudah direncanakan kembali akan dibentuk pada tanggal 4 juni 2009 melalui pemira… insyallah akan terwujud.
Sedangkan dengan structural fateta unandnya sendiri hingga hari belum adanya kartu konsultasi yang merupakan syarat admistrasi untuk mengikuti ujian jika tertandatangani oleh PA sebanyak 10 kali pada semestinya. Dan belum adanya gedung baru untuk fakultas ini.
Semua kendala atau permasalahan akan terselesaikan dengan adanya niat untuk membenahinya. Baik dengan keterlambatan pembentukan bemnya jika kita semua mahasiswanya mau andil dalam pembentukan ini insyallah akan segera terbentuk dan keterbatasan pegawai dan fasilitas bukan menjadi kendala bagi kita. Mari kita bersatu dalam mewujudkan fateta unand yang bermartabat untuk kedjajaan bangsa.
Hidup mahasiswa fateta unand………
maju terus…..
pantang mundur…….